Program Kampung Keluarga Berencana (KB) di wilayah Kota Sukabumi setiap tahun terus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah kampung KB menjadi 4 Kecamatan dari 7 Kecamatan yang ada se Kota Sukabumi. Diantaranya di Kecamatan Cikole, Kecamatan Lembursitu, Kecamatan Cibeureum dan Kecamatan Gunungpuyuh."Jumlah warga yang mengikuti program kampung KB secara keseluruhan mencapai angka 400 KK, dengan masing-masing Kampung KB berjumlah 100 KK peserta," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi H. A. Hamdan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin ( 30/1).
Dijelaskannya, program Kampung KB tersebut dilaksanakan di wilayah perbatasan Kota Sukabumi yang tingkat kesadaran KB dan kesejahteraannya masih rendah. Dimana nantinya bagi warga yang menjadi peserta program Kampung KB nantinya akan diberikan pemahaman tentang KB dan pelayanan fasilitas kesehatan untuk ber KB.
Berdasarkan data yang diperoleh dari BPMPKB Kota Sukabumi, jumlah peserta (Akseptor) KB di Kota Sukabumi mencapai angka 52.700 KK dari jumlah keseluruhan 75.775 KK se Kota Sukabumi. "Bagi pasangan suami istri yang sudah terlanjur mempunyai anak lebih dari 2 kita berikan pemahaman, sedangkan bagi yang belum kita berikan pembinaan secara terus menerus," ujarnya.
Sementara itu berkaitan dengan Program Perempuan Kepala Keluarga Kepemimpinan (PEKKA) di Kota Sukabumi, Hamdan mengungkapkan terus menunjukkan perkembangan yang cukup bagus meskipun pesertanya masih minim hanya 100 orang ibu rumah tangga. Dimana tujuan PEKKA untuk mengarahkan agar para ibu-ibu yang menjadi kepala keluarga bisa dan mampu mengayomi anaknya yang ditinggalkan bapaknya atau anak yatim. Berdasarkan data yang saat ini jumlah Ibu Rumah Tangga yang berstatus Janda di Kota Sukabumi mencapai angka 8.733 orang dan Duda 2.554 orang.
"Saat ini kami telah melakukan berbagai program sebagai upaya peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) yang sekarang diintervesi dengan PEKKA Prima atau perempuan inspiratif yaitu. Dimana salah satu usaha yang dikembangkan yaitu memproduksi makanan ringan dan lainnya. (Aguy_Herry)















